Tips Mengemudi Bagi Wanita Hamil

Tips mengemudi bagi wanita hamil adalah sangat penting diperhatikan bagi kaum hawa yang sedang berbadan dua terlebih bila usia kandungannya telah mencapai tiga bulan atau lebih dimana duduk dibalik kemudi mobil bisa menjadi tidak nyaman dan mengganggu aktivitas berkendara yang tentu saja dapat berpengaruh pada faktor keselamatan.

Mengemudi kini bukan hanya aktivitas milik kaum adam saja, perempuan, terutama dikota besar seperti Jakarta juga kerap mengemudikan kendaraannnya sendiri untuk menjalankan rutinitas mereka seperti bekerja, mengantar anak, berbelanja serta aktivitas lain.

Pemandangan kaum hawa menyetir mobil telah menjadi hal yang umum dewasa ini, namun bagaimana bila kondisi sedang hamil, nah beberapa tips mengemudi bagi wanita hamil dibawah ini mungkin dapat membantu.

Seat Belt

Kami selaku staff marketing pada dealer Honda Jakarta, sanagt menganjurkan pada anda saat kondisi perut membesar tentu mengenakan sabuk pengaman yang melingkari tubuh akan menimbulkan sedikit ketidak nyamanan, nah untuk mengatasinya, pastikan sabuk pengaman berada dibawah lingkaran perut dan melingkar dipinggang. Selain itu posisi tali bahu usahakan melintang melalui bagian atas pundak serta dada dan tarik agar mendapatkan posisi yang paling nyaman.

Posisi Mengemudi

Menurut beberapa pakar medis mengatakan bila jarak ideal antara gagang kemudi dengan bagian perut Ibu hamil minimal 25 cm dengan syarat kedua kaki tetap berada pada posisi siaga di pedal bawah. Aturlah kursi pada posisi senyaman mungkin, sesuaikan dengan kendaraan, misalnya pada citycar seperti Karimun wagon R jarak pedal dengan kursi tentu relatif lebih dekat dibanding jarak yang sama untuk MPV layaknya Suzuki Ertiga.

Aturlah jok untuk membuat posisi berkendara serelax mungkin, posisi kursi yang sedikit dimiringkan mungkin dapat membantu bila mobil memiliki fitur kantung udara seperti mobil Swift Sport terbaru. Bila diperlukan, sebuah bantal kecil yang diletakan dibelakang punggung bisa jadi membantu untuk memberikan rasa nyaman dan mengurangi panas serta nyeri pada punggung.

Istirahat

Yang paling utama adalah jangan memaksakan diri untuk terus mengemudi, apabila tubuh mulai merasa letih maka itulah waktunya untuk beristirahat sejenak. Biarkan sirkulasi darah kembali lancar sebelum meneruskan untuk berkendara kembali, namun apabila sudah tidak memungkinkan, langkah terbaik adalah menghubungi suami atau kerabat untuk membawa kendaraan dan duduk manis dikursi penumpang.

Demikian beberapa tips mengemudi untuk wanita hamil yang mungkin dapat membantu para calon Ibu ketika terpaksa harus mengemudikan kendaraan Honda ataupun lainnya sendiri. Satu yang menjadi catatan penting, jangan pernah lupa untuk membawa data kesehatan terakhir anda, hal ini akan sangat berguna apabila terjadi kondisi darurat.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>